Pablo Picasso, "Learn the rules like a pro, so you can break them". I think that this quote is the specific version of mine. "Learn the system like a pro, so you can break it". Hacking inspires me about that. Hacker, I talk about the real hacker. Hacker is someone who really knows about the system that s/he want to hack.
Showing posts with label matematika. Show all posts
Showing posts with label matematika. Show all posts
Saturday, 15 July 2017
Friday, 14 July 2017
Archilles vs Turtles
Lagi pengen mainan paradoks. Ada satu paradoks yang menurutku paling keren, tapi aku lebih memilih yang ini, Achilles dan kura - kura. Achilles dan seekor kura - kura melakukan perlombaan lari dengan jarak garis start dan finish adalah 100 meter(m). Achilles untuk saat ini mempunyai kecepatan lari 100m/detik, sedangkan kura - kura berkecepatan 20m/detik. Karena Achilles adalah orang yang bijaksana dan adil, dia mempersilahkan si kura - kura untuk mengambil start di depan Achilles. Kura - kura pun setuju dan mengambil start 20m di depan Achilles. Lalu pertanyaan bodoh muncul, siapakah yang menang? Dengan berpikir beberapa detik akan keluar jawaban bahwa sudah pasti Achilles yang menang. Tapi.. Masa sih? Apa iya?
Thursday, 17 December 2015
Keberadaan sebuah titik
Suatu ketika aku berpikir tentang bentuk dimensi lebih dari tiga, sedangkan sehari - hari kita mengenal dimensi ruang ada tiga, x, y, dan z. Lalu aku memikirkan tentang bentuk matematikanya, jika satu dimensi maka bisa kita ambil satu axis yaitu x, lalu jika dua dimensi maka bentuknya menjadi xy atau sebuah luasan, terus jika tiga dimensi bentuknya menjadi xyz atau sebuah volume. Jadi bagaimana dengan bentuk dari empat dimensi?
Monday, 14 December 2015
Kehadiran bilangan minus
Hari ini aku ingin bermain dengan pikiran. Apakah sebenarnya apa yang kita lihat, kita lakukan, kita alami selama ini adalah nyata? Mungkin kita pernah menonton film matrix, di situ diperlihatkan kalo hidup itu sebenarnya adalah mimpi waktu kita tidur. Apa yang dilihat, dirasa, disentuh, semuanya hanya permainan otak. Pernahkah kita merasakan benar - benar kelelahan waktu kita mimpi sedang berlari, pernahkah kita merasakan sakit dalam mimpi kita, kita juga pasti pernah benar - benar orgasme ketika kita bermimpi sedang melakukan sex. Lalu apakah waktu kita tertidur kita benar - benar melakukan itu semua, berlari, sex, atau yang lainnya? tentu tidak, otaklah yang mengerjakan itu semua. Meskipun ketika bangun kita sadar bahwa itu semua tidak benar - benar terjadi, tapi pada waktu kita masih bermimpi kalo semua itu nyata. Lalu apakah kita benar - benar yakin kalo umur kita, pasangan kita, pekerjaan kita, dan hidup kita itu nyata atau hanya mimpi panjang? hehehe.
Sunday, 6 December 2015
Ketika garis tengah tidak selalu di tengah
Sebenarnya malam ini bukan mau posting tentang ini, ada beberapa tema postingan yang sudah aku list tadi siang, tapi setelah tadi sempat ngobrol dengan ibu lewat telepon, ibu bilang lagi bingung dengan soal murid - murid lesnya mengenai rumus geometri bangun trapesium. Aku pernah dapat soal semacam ini dulu, tapi aku ngga pernah nyoba untuk nyari tau dari mana asal rumusnya. Aku dulu tinggal pakai - pakai aja, tanpa tau rumus itu dari mana. Soalnya adalah mencari berapa panjang garis tengah sebuah trapesium. Di sini aku coba menjabarkan trapesium sembarang atau tidak sama kaki.
Tuesday, 1 December 2015
Aku ingin anak - anak Indonesia senantiasa kelaparan
Aku pernah berpikir bahwa itu adalah sebuah karma. Waktu aku masih sekolah SMA, ibuku menyarankan aku untuk mengambil kuliah jurusan pendidikan. Ibu punya keinginan menjadi seorang guru, tapi ngga kesampaian, maka dari itu ibu kepingin anaknya jadi guru. Entah, ibuku sangat ingin atau sekedar senang jika aku jadi guru. Yang jelas aku benar - benar ngga mau yang namanya jadi guru, guru apapun, dengan alasan aku kurang pandai dalam menjelaskan sesuatu, aku ngga bisa ngomong lancar didepan orang banyak. Ya, memang aku akui kalo dulu aku sangat pemalu dalam hal - hal begitu dan ngrasa kaku kalo suruh ngomong di depan orang - orang. Tapi, setelah aku lulus kuliah fisika murni, dan aku masih menganggur, aku terpaksa menjadi guru les privat, dan murid les ku lebih dari dua anak. Apalagi kalo bukan karma..
Friday, 27 November 2015
Ada celah pada batas
"Ketakterbatasan ada karena adanya keterbatasan"
Banyak sekali yang tidak kita ketahui didunia ini karena ketakterbatasannya, seperti batas dari sebuah angka, berapakah angka tertinggi di alam semesta ini? Tidak ada orang yang mengetahuinya bahkan para ilmuwan matematika menyebutnya dengan bilangan takhingga. Semua orang tidak mengetahuinya karena adanya keterbatasan pada otak kita. Otak kita mempunyai batasan - batasan tertentu. Siapa yang membatasi? Ada dua kemungkinan Tuhan atau diri kita sendiri. Untuk kemungkinan dari Tuhan biarlah itu menjadi rahasianya. Aku akan membahas saat penyebab keterbatasannya adalah dari kita sendiri.